TRAINING MENGUASAI BODY LANGUAGE SAAT PRESENTASI
Table of Contents
ToggleTRAINING PENGENALAN MENGUASAI BODY LANGUAGE SAAT PRESENTASI
TRAINING BODY LANGUAGE
Materi yang sudah baik tentu harus didukung dengan cara penyampaian
materi yang baik. Nah, penyampaian materi yang baik ini juga kemudian
perlu didukung dengan body language yang baik. Kombinasi ketiga hal
inilah yang akhirnya membuat presentasi Anda sukses. Lalu, bagimana
body language yang baik dan harus ditujukan saat presentasi.
1. Membuka Dada dan Lengan, Punggung Tetap Tegak
Selain akan meningkatkan kepercayana diri, gerakan ini juga akan
mengizinkan semakin banyak oksigen yang masuk kedalam tubuh. Kondisi
ini akhirnya akan membuat pernafasan kita menjadi lebih baik
dan semakin rileks saat berbicara di depan.
2. Senyum
Setegang-tegangnya yang Anda rasakan di dalam hati, pastikan memasang
senyum di wajah, Sederhana, tapi langkah ini akan membantu membuat
kita lebih tenang. Audiens yang melihatnya pun akan merasa lebih
nyaman daripada Anda memasang wajah tegang yang seolah tak bersahabat.
3. Gerakan Lengan, Tangan Dan Kontak Mata
Gerakan lengan dan tangan dapat membantu audiens untuk tetap
memperhatikan pembicara. Meski demikian, pastikan gerakannya natural
(tidak berlebihan). Selain itu kontak mata juga akan memengaruhi.
Perhatian audiens kepada kita akan tetap terjaga saat pembicara
menatap matanya secara langsung
4. Langkah Kecil
Terus berada di posisi yang sama ketika melakukan presentasi akan
terasa sangat membosankan. Lakukan sedikit langkah kecil. Hampiri
audiens yang ada di sebelah kana atau kiri, Ini akan membantu kita
lebih rileks dan audiens pun tidak merasa bosan karena harus memandang
ke sudut yang sama terus menerus.
5. Tunjuk Sesuatu Di layar Presentasi
Kadang ketika ingin menekan suatu materi akan mengubah intonasi suara.
Baik memang, tapi ajab lebih baik lagi jika Anda mendukungnya dengan
sebuh tunjukan. Tunjuk materi yang ingin Anda tekankan dilayar
presentasi (lebih baik dengan pointer), sehingga audiens benar-benar
menangkap apa yang ingin Anda sampaikan
6. Bejalan Ke Arah Penonton
Agar suasana lebih cair, dan Anda juga mendapatkan perhatian dari
audiens, maka tidak ada salahnya untuk sesekali berjalan menghampiri
audiens. Kalau perlu, libatkan mereka dengan mengajukan pertanyaan
7. Tunjukan Gestur Positif
Agar audiens lebih tertarik pada materi kita, gunakan gerakan gerakan
tubuh yang positif, seperti menggangguk, menirukan suatu gerakan,
tersenyum dan sebagainya.
8. Ambil Jeda Dan Bernafas Perlahan
Langkah ini akan membantu Anda untuk tetap tenang dalam menyampaikan
materi, terutama ketika harus menjawab pertanyaan yang mungkin sulit.
Tetap tunjukna gestur tenang, ambil nafas perlahan, sambil memikirkan
jawaban untuk pertanyaan tadi.
JADWAL TRAINING TAHUN 2026
03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026
06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026
05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026
03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026
07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026
05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026
09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026
06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026
04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026
08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026
06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026
04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026
Metode Training
- Tatap Muka/offline
- Online via zoom
Kota Penyelenggaraan jika offline :
- Bandung
- Jogjakarta
- Surabaya
- Jakarta
fasilitas yang didapatkan
- Training Kit Eksklusif
- Tas
- Name Tag
- Modul
- Flash disk
- Ballpoint
- Block Note
- Souvenir
- Harga yang Reliable
- Trainer Kompeten di bidangnya
- Pelayanan Maksimal untuk peserta
- Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :
Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)
In House Training : on Call